Produser U2 ‘Hadiahi’ Maia Estianty Album Masterpiece 17 Tahun Berkarya

Produser U2 ‘Hadiahi’ Maia Estianty Album Masterpiece 17 Tahun Berkarya – Sejumlah penyanyi terlibat didalam album kompilasi bertajuk Masterpiece Maia Estianty. Sesuai judulnya, album ini merupakan kumpulan karya paling baik yang dulu ditulis dan dinyanyikan Maia Estianty.

Album ini dibuat sebagai wujud apresiasi atas 17 th. perjalanan musik Maia Estianty. Album Masterpiece Maia Estianty dibuat dari kerjasama Jagonya Music & Sport Indonesia (JMSI) dan Le Moesik Revole, label musik milik Maia.

Steve Lillywhite selaku CEO JMSI mengaku terpesona bersama dengan kiprah musik Maia Estianty.Pasang Bola Pria yang dikenal dulu memproduseri album U2 hingga Rolling Stones itu lebih-lebih menyebut Maia pantas menyandang standing legenda musik Indonesia.

“Seperti kita mengerti Maia, musisi terkenal. Banyak lagu pop karyanya yang disukai masyarakat. Anda bisa menyebut dia legenda karena dia bisa menulis lagu terkenal. Semakin aku baca perihal wanita ini, semakin mengerti dia luar biasa. Saya terlalu bangga merilis album ini. Dia wanita yang terlalu kuat dan mengerti yang dia mau,”

Penyanyi yang terlibat didalam album ini memadai bervariasi. Citra Scholastika membawakan lagu TTM (Teman Tapi Mesra), Tata Janeeta menyanyikan Salahkah Aku Terlalu Mencintaimu, Novia Bachmid menyanyikan Lelaki Buaya Darat, sedangkan Pasto Indonesia membawakan lagu Aku Baik Baik Saja.

Masih tersedia Pasto yang menyanyikan lagi Aku Pasti Kembali, Cakra Khan membawakan lagu Jujur Aku Tak Sanggup, Feby Putri menyanyikan Dear Diary. Sementara Duo Maia hadir menyanyikan lagu Mau Tapi Malu (Versi Akustik), Rindu Kamu, dan Berdua.

Anak Maia Estianty dan Ahmad Dhani, Dul Jaelani termasuk turut terlibat didalam album ini menyanyikan lagu Emang Gue Pikirin. Maia bersyukur atas perilisan album ini. Apalagi, dia tidak mesti banyak terlibat didalam pembuatan album ini.

“Saya sebetulnya udah pensiun dari musik, tiba-tiba publisher aku dan Steve Lillywhite memiliki ide buat album ini. Aku cuma dihadiahin sebuah mahakarya yang tersedia lagu-laguku tetapi yang garap orang lain. Semua yang milih penyanyi dan lagu itu Steve. Aku sebetulnya bilang, aku enggak sudi letih urus album lagi karena selama ini udah melakukannya. Aku maunya duduk manis saja,”