Isi Akhir Pekan Anda Dengan Nonton Film Yang Bertema Keluarga “Buku Harianku”

Isi Akhir Pekan Anda Dengan Nonton Film Yang Bertema Keluarga “Buku Harianku”

Isi Akhir Pekan Anda Dengan Nonton Film Yang Bertema Keluarga “Buku Harianku”

Ada bermacam pilihan kegiatan yang mampu ditunaikan bersama-sama keluarga maupun sahabat, keliru satunya memirsa film. Film “Buku Harianku” yang mulai tayang 27 November 2020 di Disney+ Hotstar pun menyajikan hiburan yang sarat pesan moral. Film ini mengangkat kisah keluarga dan persahabatan, dibalut dalam konsep film musikal yang dinamis.

“Buku Harianku” bercerita tentang Kila, anak yang senantiasa mencurahkan isi hatinya di buku harian. Kila senantiasa menuliskan semua isi hatinya dan semua perihal yang ia alami. Ia dibesarkan oleh seorang single parent, yaitu Riska. Suatu hari, Kila dan keluarganya berencana pergi liburan, namun sayang konsep itu gagal. Tak hanya itu, Kila sesudah itu dititipkan ke kakeknya, Prapto, yang tinggal di Sukabumi.

Ternyata Kakek Prapto tidak begitu puas anak kecil, dikarenakan diakui sebagai pengganggu dan kerap kali merepotkan. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu, hubungan keduanya makin dekat. Di sementara bersamaan, Kila bertemu ulang bersama dengan sahabatnya, Rintik, seorang penyandang disabilitas yang pemalu namun mempunyai keberanian yang tinggi. Kedua anak ini mempunyai cii-ciri yang berbeda, namun bersama-sama, mereka terlibat dalam sebuah petualangan yang tak terduga.

Tidak hanya menghadirkan cerita yang dekat dan mampu menghibur para penonton, berikut tiga alasan kenapa “Buku Harianku” mampu jadi pilihan tontonan yang pas untuk isi akhir pekan memiliki kwalitas bersama dengan semua anggota keluarga:

1. Menyajikan Tips Parenting bagi Orangtua
Mulai berasal dari perihal sederhana layaknya mengapa anak harus makan sayur, sampai umpama bagaimana seorang anak mampu telaten dan bertanggung jawab tanpa kehilangan waktunya untuk bermain dan bergaul bersama dengan anak-anak lain. Dijahit sebagai anggota intrinsik berasal dari cerita dan petualangan Kila sekeluarga, film ini sarat bersama dengan pesan bagaimana membentuk khusus seorang anak dalam keluarga serta pentingnya komunikasi pada anak serta orangtua di sedang kegiatan sehari-hari, yang dikemas penuh warna dan menarik untuk diikuti oleh semua anggota keluarga.

2. Konsep Film Musikal yang Menghibur
Dengan dapat dukungan musik dan lagu, film ini akan terlampau menghibur bagi anak. Diharapkan pula cerita ataupun pesan yang terkandung di dalamnya akan lebih mudah diingat bersama dengan terdapatnya dukungan lagu sebagai pengiring.

Penata musik berasal dari film “Buku Harianku”, Alfa Dwiagustiar dan Irvan Natadiningrat, pun masuk ke dalam nominasi Penata Musik Terpuji Festival Film Bandung 2020 untuk film ini. Hal berikut perlihatkan bahwa lagu maupun tampilan musikal dalam film ini tidak boleh kita lewatkan.

3. Pertemuan Aktor Senior Legendaris dan Aktris Muda Berbakat
Film “Buku Harianku” yang disutradari oleh sineas muda berbakat Angling Sagaran, mempertemukan aktor senior Slamet Rahardjo yang berperan sebagai Kakek Prapto bersama dengan aktris cilik pendatang baru, Kila Putri Alam yang berperan sebagai Kila, serta Widuri Sasono yang berperan sebagai Rintik.

Pengalaman sistem syuting bersama dengan pemeran anak-anak jadi keunikan tersendiri bagi Slamet Rahardjo dan para aktor cilik yang bersama dengan menemukan chemistry bersama dengan bernyanyi sekaligus bermain bersama. Film ini jadi makin menarik bersama dengan ikut berperannya Widi Mulia sebagai Riska (ibu Kila), Dwi Sasono sebagai Arya Wiyono (ayah Kila), Ence Bagus sebagai Ujang, Wina Marino sebagai Ropiah, dan Gary M. Iskak sebagai Samsudi.