Fendi Tas Memanfaatkan Bahas Daur Ulang Plastik Menjadi Tas

replica-handbags

Fendi Tas Memanfaatkan Bahas Daur Ulang Plastik Menjadi Tas – Tak perlu hanya satu langkah, Fendi sekali lagi menunjukkan komitmennya pada koleksi busana berkelanjutan. Kali ini, tas Fendi Basket yang pertama kali dihadirkan di atas catwalk pada musim semi tahun 2021 menjadi halaman awal Vogue.

Fendi Tas Memanfaatkan Bahas Daur Ulang Plastik Menjadi Tas

replica-handbags – Menampilkan logo timbul dan nuansa 80-an, tas ember ini menciptakan nuansa santai. Di runway, aksesori dan pilihan warna berani seperti pink dan oranye dipadukan dengan dress yang kalem.

Lookbook menawarkan perspektif yang berbeda, di mana tas dikenakan bersama dengan pakaian sehari-hari yang lebih kasual seperti sepatu kets, sandal, dan pakaian dengan aksen rajutan ringan yang serasi. Tas tangan warna-warni ini terlihat fungsional untuk penggunaan sehari-hari karena menarik secara visual.

Baca Juga : 4 Tas Mewah Yang Sering Di Jumpai Saat Liburan Ke Dubai

Sorotannya, bagaimanapun, adalah bahwa setiap tas dalam koleksi ini terbuat dari 100% PVC daur ulang. Bahannya dipasok langsung dari pabrik Fendi. Kelebihannya berasal dari produksi sepatu kets dan alas kaki rumah mode.

Kedua ukuran ini juga bisa dibawa dengan strap jika ingin tampilan handsfree.

Tas ramah lingkungan ini tersedia mulai pertengahan April dengan harga $ 690 (Rp 9,9 juta) dan $ 890 (Rp 12,7 juta). Selain pink dan orange, ada pilihan warna lain yaitu putih dan biru.

Tidak hanya Fendi

Selain produk, Fendi juga telah memenuhi sejumlah komitmen keberlanjutan di angkatannya. Fendi meluncurkan situs resminya sebagai bagian dari Grup LVMH dan memasuki LVMH LIFE in Stores Award.

Perusahaan berpartisipasi dalam Life in Stores Award dengan menempatkan atau mengganti 100 persen lampu LED di semua toko. Mereka juga mengklaim telah menggunakan energi terbarukan untuk kantor mereka di Roma dan Milan, pabrik, dan semua bisnis mereka di Italia.

Sedangkan Fendi tentu bukan satu-satunya rumah mode mewah yang menerapkan kebijakan yang lebih berkelanjutan dalam hal produk, produksi, dan distribusi. Inisiatif serupa telah dilakukan antara lain oleh Stella McCartney, Chanel, Longchamp, Hermes dan Dior.